Sabtu, 07 Juni 2014

Apa Maksudnya?? (1)

Aku berjalan menyusuri koridor dengan kepala menunduk melihat lantai, menyadari aku menjadi bahan tontonan murid-murid lain nya, aku pun mempercepat langkahku dengan setengah berlari kecil menuju belakang sekolah, disana aku dapat merasa lebih aman dan tenang.

"Eneng kenapa lagi?" Tanya mang Yusuf dia penjaga sekolahku sudah sering sekali aku kebelakang sekolah dan bertemu dengan mang Yusuf, dan tentunya mang Yusuf tau apa yang aku alami.

"Saya gapapa kok mang" ujarku untuk menghindar bercerita kepada mang Yusuf lagi, terlalu banyak hal memalukan yang telah aku ceritakan kepada mang Yusuf.

"Baju eneng kok basah?, eneng kenapa lagi?, cerita aja sama emang, ya memang emang ga bisa bantu banyak buat eneng, tapi setidak nya emang bisa ngeringanin beban eneng karena udah cerita sama emang" mang Yusuf tetap meyakinkan diriku untuk dapat cerita kepada dirinya.

"Seperti biasanya mang kakak kelas itu memang sudah sangat kelewatan, saya hanya berjalan di depan nya Sudah dengan sangat sopan, namun ia malah melakukan hal ini kepada saya" tanpa aku sadari air mataku menetes.

'Buk' suara tumpukan kardus didekat diriku dan mang Yusuf jatuh, ternyata ada ka Galuh datang, ia memang sudah tau dengan kebiasaanku ini.

"Nak Galuh bisa bantu emang?" Ujar mang Yusuf setibanya Kak Galuh sampai di antara aku dan mang Yusuf.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar